Orang lain

October 12, 2006 | Leave a Comment

Kamu memerlukan orang lain?
Tak kan pernah bisa saya menjawab pertanyaan ini. Hati kecil saya mengatakan tidak, meski logika tak memungkiri keberadaan manusia sebagai mahluk sosial yang tak mungkin hidup tanpa orang lain. Saya tak mau tergantung dengan orang lain.
Kondisi ini muncul sejak dini saat duduk di bangku 4 SD. Diawali dengan pertempuran sengit dengan [...]

Malam ini…

October 4, 2006 | Leave a Comment

Malam ini aku melihat bulan di angkasa. Kamu tahu apa yang menarik dari bulan? Ia rendah hati, ia tak pernah merasa dirinya penting untuk bumi. Bulan juga jarang dicari keberadaannya, kecuali mungkin menjelang tanggal 15, bulan purnama, saat bulan dalam keadaan prima. Bagi bulan ini ga penting. Ia selalu merasa dirinya alat. Sebuah objek yang [...]

Hadiah

October 4, 2006 | Leave a Comment

Tuhan,
Ini aku, bersimpuh di depanmu.
Melepaskan semua ego, pemikiran logika serta topeng
Aku tak tahu lagi harus berbuat apa Tuhan
Kini aku berserah di hadapanMu
Tuhan,
Kadang aku iri melihat orang saling membawa hadiahnya masing - masing
Kotak warna - warni dengan pita menawan
Saat ku lihat kotak milikku, ia begitu lusuh dan rapuh
Tuhan,
Aku kembalikan kepadamu
Sebab aku tak [...]

Cantik atau pintar?

October 4, 2006 | 3 Comments

Mana yang kamu pilih, cantik atau pintar?
Pemikiran ini muncul saat kantor saya yang dulu dihebohkan dengan adanya presenter baru, si cantik juara kecantikan terpilih menjadi presenter acara paling gress di televisi. Kami semua kontan menanti – nantikan kedatangan si cantik. Yah sebagai orang dibalik layar, kami punya akses khusus untuk berfoto atau sekedar bercengrama langsung [...]