Agama saya mengajarkan agar umatnya berkorban bahkan mati untuk sahabat. Dalam hati saya bertanya, kenapa sahabat? Akankah lebih masuk akal jika pengorbanan dilakukan atas nama orang tua, anak, pasangan atau setidaknya saudara sedarah?
Ditilik dari industri film, soal pengorbanan memang sering dijadikan plot untuk jualan. Life is beautiful misalnya, mengisahkan seorang ayah, Guido, yang berkorban untuk [...]

Banyak perempuan mengaku sedari kecil dirinya bercita – cita ingin jadi pengantin. Berdandan manis, dengan gaun putih, didampingi pujaan hati dan mengucapkan janji setia sehidup semati. Ini juga dipertegas dalam bacaan cengeng negeri dongeng. Lima sekawan Cinderella, Putri Salju, Putri tidur, Little Mermaid, Beauty and the Beast, menawarkan akhir cerita yang serupa. Gadis cantik, sedikit [...]

Virus Bahagia

July 13, 2008 | Leave a Comment

Jika kamu melihat orang yang kamu sayang tersenyum lebar tanpa henti,

mencerminkan raut ceria bak anak kecil mendapatkan hadiah impiannya,
 

kamu pasti turut bahagia.
Bahkan berkali lipat lebih bahagia. 
Rasa itu menggunung, memuncak,
menjulang tinggi menembus awan.
Dia bahagia,
dan kamu tertular berbahagia melihatnya bahagia.
Dia,
memberikan alasan untukmu bahagia.
Kebahagiaan bak virus yang menular
Selamat…”.

Mimpi

July 13, 2008 | 1 Comment

Bermula dari mimpi…
Saya pemimpi. Dalam arti sebenarnya, bunga tidur selalu menghiasi malam lelap saya. Dalam keadaan normal, tidak terlampau capai dan tidak terburu – buru tidur, visualisasi imajinasi berputar layaknya film usang. Tampak, namun tak jelas. Tersamar dan sulit diidentifikasi. Saat bangun saya mampu mengingat kilasan cerita mimpi tadi. Syaratnya satu, biarkan saya terbangun sendirinya. [...]

Sementara

July 13, 2008 | Leave a Comment

Sadarkah kamu? Ini semua hanyalah sementara. Senyumku, kerelaanku, bahkan pengorbananku, bukanlah sesuatu yang tulus diberikan. Tapi paksaan, atas nama waktu yang sementara ada dan akan berlalu. Waktu yang menipis, yang terkadang membuat sulit untuk bernafas.

Semua atas nama toleransi. Membuatmu bahagia, sementara. Setidaknya kenyataan tidak harus dihadapi sekarang. Dan untuk sementara, kita bahagia, bersenang [...]

Pernahkah anda menonton dan merasa kisah hidup anda diputar di layar kaca?
Saya baru mengalaminya. Itu kisah saya. Cerita bergulir di situasi dan keadaan berbeda, namun tantangan, masalah serta respon tokoh utama begitu mencerminkan diri saya. Semakin lama semakin larut. Tidak salah lagi…itu saya.
Tak heran saya begitu menggandrungi serial ini. Ceritanya picisan, dan begitulah [...]

Saya bahagia. Saya akui saya menikmatinya, tapi toh saya merasa bersalah. Bersalah karena saya bahagia. Segenap jiwa berusaha meredam, mengumpulkan logika merasionalkan alasan. Tidak lepas menanggapi perasaan.
“Jangan…jangan…jangan bahagia….”
Semua campur aduk. Guilty pleasure. Bahagia yang terpenjara, atau merasa bahagia meski dalam penjara? Ayo… carikan aku jawaban dan jalan keluar. Hingga perasaan bersalah bercerai dengan kenikmatan. Hingga [...]

Terlambat

July 12, 2008 | Leave a Comment

“You’re late…”
“You’re early…”
Antara terlambat dan datang lebih awal akhirnya menjadi pertarungan kekuasaan tanpa akhir. Saat saya datang lebih awal, kamu terlambat. Lain waktu, kamu hadir jauh lebih dini, meski tahu saya sering terlambat.
Siapa yang menunggu? Kita pun masih berdebat. Apakah menunggu dan ditunggu menentukan posisi? Yang kalah penting menunggu yang lebih penting? Kekuasaan diukur dari [...]