Eksperimen

November 3, 2008 | |

“Pakai baju apa tadi?”

Biasa aja. Saya ga punya banyak baju. Jarang banget punya baju feminim. Kalaupun ada paling dikasih atau turunan dari nyokap. Sering banget saya terima baju bekas layak pakai. Mama bisa bongkar lemari dan kasih baju masa mudanya ke saya. Gimana tolaknya coba? Ujung - ujungnya lemari saya penuh. Tapi menerima bukan berarti akan dipakai kan?

Terkadang beberapa saya pakai tuk eksperimen. Lagipula memang tidak ada baju, bosan dengan yang lama, gunakan akal ubah pakaian jadul agar bisa diterima khalayak masa kini. Beberapa yang sukses antara lain, blue jeans cutbray yang meski jahitan ujung celana sudah didodol, tetap saja ngatung jika dipakai (saya memang lebih tinggi dari mama). Lalu kemeja coklat ala kelasi lengkap dengan dasi pendeknya. Dan terakhir yang saya pakai di pesta tadi. Atasan biru tanpa lengan dengan kerah lebar bergelombang. Bahannya agak transparan hingga harus pakai dalaman hitam. Baju itu rasanya cukup mewakili, tidak terlalu mewah ke kantor, juga tidak menyedihkan tuk pesta. Cukup dikombinasikan dengan celana kain hitam. Sederhana.

Pilihan itu memuaskan. Sukses mewakili kantor - gereja - resepsi. Sempurna. Cuman setibanya di rumah, komentar mama cuman satu “Kamu pakai baju terbalik” Memang saya mengenakannya dengan kancing di belakang, karena saya pikir demikian. Kan banyak baju jaman dulu yang modelnya kancing di belakang. Dari dulu saya pikir begitu cara pakainya. Ternyata saya salah.

Jadi kebayang ga sih, seharian ini, baik di kantor, gereja, bahkan saat nampang di pesta kawinan bekas gebetan, saya pakai baju terbalik. Yang di belakang saya taruh di depan. Luar biasa, benar - benar eksperimen. Seharian ini cuman mama yang berani bilang saya pakai baju terbalik. Yang lain, antara tidak mengerti atau jangan - jangan mereka memandang aneh dan bingung gimana bilang ke saya yang sangat PD mengenakan baju ajaib itu.

Pokoknya hari ini benar - benar luar biasa.


Comments



2 Comments so far

  1.    david on November 3, 2008 8:52 am

    well.. this is my 4th times read out your “inspiration” which i thought more like diary… ehehhehehehe…but i did enjoy it…
    love to read it..
    keep goin…

  2.    penulismimpi on November 3, 2008 10:14 pm

    Hehe…thanks david, thanks for dropping by =)

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind